Dispertan Kaltim Kerjasama dengan Unmul


Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerjasama kegiatan survey investigasi design-calon petani dan calon lokasi (SID-CPCL) antara Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) dan Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Dispertan) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terwujud di Ruang Utama Kantor Dispertan, Jalan Basuki Rahmat No.6, Kota Samarinda.

Kedua belah pihak saling memahami dan bersepakat serta saling mempercayai untuk melakukan kerjasama tentang kegiatan survey investigasi dan design-calon petani serta calon lokasi (SI-CPCL) perluasan areal sawah sebesar 7.000 hektar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya kepada Unmul, khususnya Fakultas Pertanian untuk melaksanakan kegiatan ini dengan diawali penandatanganan MoU di ruangan ini,” urai Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si setelah menandatangani MoU bersama Kepala Dispertan Kaltim, Dr. H. Ibrahim., MP.

Pertanian menurutnya, merupakan sektor yang sangat potensial di Kaltim. Sektor pertanian, lanjut Rektor, memiliki peranan yang sangat strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan dari berbagai pihak dalam mewujudkan kemajuan di bidang pertanian, salah satunya dari perguruan tinggi.

Pertambahan jumlah penduduk diakuinya, menyebabkan kebutuhan produksi pangan terus meningkat sedangkan alih fungsi lahan sawah setiap tahun terjadi secara masif pada areal persawahan yang cukup luas.

“Kedaulatan pangan harus dimulai dari swasembada pangan yang secara bertahap diikuti dengan peningkatan nilai tambah usaha pertanian secara luas untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Kami sangat meyakini bahwa kerjasama ini akan berjalan dengan baik. Unmul mempunyai sumberdaya yang baik terkait dengan peranannya terhadap pembangunan pertanian di daerah,” imbuh Rektor.

Tidak hanya ingin kegiatan serimonial semata, dalam ruangan tersebut Rektor berharap pula kerjasama ini dapat memberikan hasil yang nyata, sekaligus menggalang komitmen bersama dalam segala komponen, agar tujuan pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembangunan pertanian segera dapat sama-sama tercapai.

“Yang tidak kalah pentingnya, kerjasama ini menghasilkan apa yang diharapkan bersama yaitu melahirkan produktivitas sesuai dengan sasaran dan tujuan kita baik dari Dinas ini maupun Unmul, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Karena tiga pendekatan utama di Unmul, yaitu kegiatan akademik atau pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat,” kata Rektor. Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unmul itu berharap pula pada waktunya nanti Provinsi Kaltim bisa mewujudkan swasembada pangan. (hms/frn)